19/04/12

Bismar Siregar: Sang Pendekar Hukum Idealis


Bismar Siregar
Bismar Siregar memang telah lama meninggalkan kursi pengadil, namun namanya masih terus akrab di telinga sebagian masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, sejumlah keputusan keras lahir dari balik pribadi yang lembut. Bagi beberapa orang, keputusan hukum yang dibuat Bismar terlihat kontroversial. Kini sang pendekar hukum yang idealis itu telah pergi untuk selamanya. Bismar meninggal pada hari ini (Kamis, 19 April 2012) setelah mendadak pingsan di rumahnya saat melukis pada Senin (16/4) lalu.

Yang paling dikenal dari sosok kelahiran Sipirok, Sumatera Utara, 15 September 1928, ini adalah ketegasannya bahwa dia tidak mau disuap dan tidak bisa dibeli. Prof Satjipto Rahardjo, Guru Besar Fakultas Hukum Undip, menilai Bismar sebagai orang yang lurus. Setiap memutus perkara Bismar selalu bertanya kepada hati nuraninya untuk tahu apakah orang yang akan divonisnya jahat atau tidak. Setelah itu, dia baru mencari pasal hukum untuk mendasari keputusannya. Tak hanya nurani dan UU, putusan yang dikeluarkan Bismar juga berpatok pada ajaran dan kitab suci agama terdakwa.

11/04/12

Ir. Rusydi Nasution, MM : Tokoh Muda Enerjik Kota Padang Sidempuan



Rusydi Nasution adalah salah satu contoh anak muda enerjik Kota Padang Sidempuan masa kini yang berjiwa enterpreunership. Rusydi yang kini berusia 39 tahun, lahir 05-05-1973 dan dibesarkan di Padang Sidempuan menyelesaikan pendidikan dasar hingga SMA di kota ini. Alumni SMA Negeri 1 Padang Sidempuan ini pada tahun 1992 melanjutkan pendidikan tinggi di Kota Bogor dan lulus 1996. Setelah lulus ia langsung hijrah untuk mengikuti karir professionalnya di bidang finance dan menetap di Jakarta hingga sekarang.

Selama mengikuti kuliah di Institut Pertanian Bogor (IPB), Rusydi Nasution adalah sosok mahasiswa kreatif yang bersahaja namun enerjik dan berjiwa modern. Ia tidak hanya mampu mengikuti kuliah dengan baik tetapi juga aktif di organisasi kemahasiswaan. Nilai plusnya, saat umumnya mahasiswa sangat tergantung dari keuangan orangtua, Rusydi Nasution justru sudah mampu menghasilkan uang dengan mengoptimalkan bakat kewirausahaannya.